Siti Rima Sarinah
#MutiaraAl-Qur'an — Islam bukan hanya sekadar agama seperti agama-agama lainnya, melainkan sebuah ideologi dengan aturan yang sangat komprehensif. Tidak ada satu pun aktivitas kehidupan manusia yang tidak diatur oleh Islam. Bahkan Islam menjadi rahmat bagi seluruh alam, karena aturannya tidak hanya diperuntukkan hanya untuk umat Islam saja, tetapi juga untuk umat agama lain.
Kesempurnaan aturan Islam yang menjadi rahmat bagi seluruh alam inilah yang seharusnya menjadi landasan bagi kepemimpinan seluruh umat manusia di seluruh dunia. Kepemimpinan dan kekuasaan Islam akan mengeluarkan manusia dari kegelapan hukum buatan manusia menuju cahaya Islam. Sehingga umat manusia bisa hidup rukun, aman, damai, makmur, dan sejahtera.
Allah Swt. berfirman, "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (Surah Al-A'raf Ayat 96)
Ayat di atas merupakan penegasan dari Allah Swt. kepada manusia tatkala mereka beriman dan bertakwa dengan menerapkan seluruh aturan-Nya dalam kehidupan, maka Allah akan memberikan keberkahan yang sangat banyak. Namun sayangnya, negeri-negeri muslim hari ini justru mengabaikan hukum-hukum Allah dan menggantinya dengan hukum kufur. Bahkan pemimpin-pemimpin negeri muslim bersekutu dan menjadikan penguasa negeri-negeri kufur sebagai “sahabat setia" bagi mereka.
Berbagai perjanjian dan kesepakatan yang dibuat oleh penguasa negeri kufur jelas-jelas merugikan umat muslim, merampas tanah milik mereka, umat muslim terus dibantai dan diperangi tanpa ampun. Seakan-akan umat muslim tak boleh ada yang hidup di muka bumi ini. Kebencian penguasa kufur kepada umat Islam justru “disambut dengan baik" oleh penguasa negeri-negeri muslim.
Penguasa negeri-negeri muslim menjadi buta dan tuli terhadap penderitaan akibat pengkhianatan mereka. Mereka pun menjadi penguasa boneka untuk memuluskan semua kepentingan dan keinginan dari penguasa negeri kufur. Karena ideologi kapitalisme yang diusung oleh penguasa negeri kufur berupaya keras menyebarkan ideologi bobrok mereka dengan berbagai macam penjajahan baik secara fisik mau secara ideologi.
Gelombang demonstrasi menggugat kepemimpinan penguasa kufur yang sangat zalim tidak hanya disuarakan oleh umat muslim, tapi juga umat nonmuslim menyuarakan hal yang sama. Sebab, tidak ada satu pun kebaikan atau pun manfaat dengan keberadaan ideologi kapitalisme bagi umat manusia. Karena ideologi ini hanya bisa memunculkan konflik, perang, kemiskinan, dan berbagai kerusakan lainnya.
Kepongahan dan kesombongan ideologi batil ini terus mengeksiskan diri menguasai seluruh negeri-negeri muslim. Dengan menghalalkan segala cara mereka menjadikan penguasa negeri muslim sebagai kaki tangan mereka. Keberadaan kepemimpinan ideologi kapitalisme yang sedang berjaya saat ini, membuat negeri-negeri muslim tak berdaya bak buih di lautan. Jumlahnya banyak tapi tidak memiliki kekuatan karena telah dipecah belah oleh penguasa kufur.
Kerusakan ideologi kapitalisme ini tentu tidak boleh terus dibiarkan eksis di dunia ini. Kekuasaan dari kepemimpinan ideologi batil kapitalisme harus segera diputus dan dienyahkan dari kehidupan umat manusia. Hanya dengan menyatukan seluruh negeri-negeri muslim di bawah satu kepemimpinan berideologi Islam. Sebab kepemimpinan dan kekuasaan Islam akan menghilangkan semua bentuk penjajahan dan akan membebaskan manusia dari penyembahan sesama manusia.
Dengan terus menggencarkan opini dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia agar Islam menjadi opini dunia dan menjadi satu-satunya problem solving bagi umat manusia. Bukan hanya umat Islam, umat nonmuslim pun sudah mulai gerah dan tidak nyaman dengan ideologi yang berasal dari akal manusia yang lemah dan terbatas. Bahkan mereka pun akan dengan sukarela memilih hidup dalam naungan kepemimpinan dan kekuasaan Islam, yang juga memperhatikan hak-hak mereka.
Sebab, keberhasilan kepemimpinan dan kekuasaan Islam telah berhasil memimpin dunia selama 13 abad lamanya. Jejak dakwah dan perjuangan Rasulullah dan para sahabat yang harus menjadi panutan kita untuk menegakkan kembali kepemimpinan Islam dalam kehidupan umat manusia.
Oleh karena itu, kepemimpinan dan kekuasaan hakiki hanya terwujud dalam ideologi Islam. Hal ini menjadi PR bagi seluruh umat Islam untuk berkontribusi dan mengambil peran agar dapat mengembalikan kemuliaan umat Islam. Karena pada hakikatnya, predikat umat terbaik yang telah disematkan oleh Allah kepada umat muslim, harus menjadikannya umat yang kuat dan terbebas dari berbagai bentuk penjajahan dan menghilangkan penjajahan dari muka bumi ini. Wallahualam.

Komentar
Posting Komentar