#Reportase — Founder Ibu Peduli Generasi Ustazah Nurina P. Sari, S.T., menilai solusi lenyapkan LGBT hanya bisa dihadapi oleh ketegasan dan kemandirian Institusi. “Propaganda Negara Barat dan AS (LGBT) hanya bisa dihadapi oleh ketegasan dan kemandirian institusi,” ungkapnya dalam Kajian Muslimah "Islam Selamatkan Generasi dari Ancaman dan Kejahatan LGBT", Sabtu (29-08-2026) di Depok.
Menurutnya, negara tegas dan mandiri akan mampu melenyapkan LGBT jika memakai landasan keimanan dan ketaatan kepada (syariat Islam)-Nya termasuk pelaksanaan sanksi hukum bagi pelakunya. “Pelaksanaan sanksi tegas harus bersamaan dengan penerapan aturan syariat yang lain, seperti sistem sosial, sistem pendidikan ekonomi, sistem media dan informasi serta sistem politik Islam,” bebernya di hadapan puluhan peserta.
Adapun tindakan preventif untuk menghindari kejahatan LGBT, jelasnya dengan menyempurnakan proses pendidikan anak dalam keluarga, di antaranya yakni membangun dan menyuasanakan rumah dengan keimanan dan ketakwaan, menanamkan pemahaman hukum-hukum syariat di antaranya hukum seputar aurat dan upaya memelihara aurat, menanamkan jiwa maskulinitas pada anak laki-laki dan feminimitas pada anak perempuan.
“Tindakan preventif lainnya, memisahkan tempat tidur anak (setelah usia 7 tahun), mendidik anak bergaul Islami dengan teman sekitar dan sekolah, menjauhkan anak dari media yang mempromosikan LGBT dengan mengatur televisi dan gadget/gawai, membangun budaya berpikir dan belajar, membiasakan melakukan amalan nafilah,” bebernya.
Tak hanya itu, lanjutnya, "Berikan kasih sayang yang benar dan cukup pada anak dengan komunikasi yang baik, hindari amarah, adil, dan sebagainya serta ajari anak peduli umat dan dakwah Islam kafah sebagai solusi tuntas lenyapkan LGBT,” tuturnya.
Ia pun mengajak peserta untuk membaca doa seperti yang dilakukan Nabi Luth a.s. dengan memohon keselamatan bagi diri dan keluarganya dari perbuatan keji kaumnya, sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an Surah Asy-Syu'ara': 169, "Rabbi najjinî wa ahlî mimmâ ya'malûn (Wahai Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari apa yang mereka perbuat atau dari akibat perbuatan keji mereka)."[Dira Wulandari]

Komentar
Posting Komentar